Apa sih Tourismpreneurship itu? Simak Penjelasannya Disini

Hai Visitnesians,

Istilah tourismpreneurship terdiri dari 2 kata, yaitu tourism (kepariwisataan) dan entrepreneurship (kewirausahaan). David A. Fennel dalam bukunya Ecotoursim, An Introduction terbitan tahun 1999 mendefinisikan istilah tourism sebagai “Sistem yang saling terkait, mencakup wisatawan dan jasa terkait yang disediakan dan digunakan (fasilitas, atraksi, transportasi, dan akomodasi), untuk membantu dalam pergerakannya.” Unsur-unsur pokok yang termuat dalam definisi pariwisata adalah perjalanan, tinggal sementara (ditempat yang bukan tempat tingal biasa), dan tujuan utama dari pergerakan tersebut adalah untuk mencari penghidupan atau pekerjaan.

Sementara itu entrepreneurship (kewirausahaan) dapat didefinisi sebagai “Ilmu yang mengkaji tentang pembangunan dan pengembangan semangat kreativitas serta berani menanggung risiko terhadap pekerjaan yang dilakukan demi mewujudkan hasil karya tersebut.” (Hakim, 2013). Kata wirausaha sendiri berasosiasi dengan wiraswasta atau memiliki bisnis. Oleh sebab itu, dalam hal ini, hasil karya yang dikembangkan dan dibangun adalah sebuah usaha atau bisnis.

Supaya sebuah usaha dapat dikembangkan, sumber daya yang dibutuhkan harus tercukupi, di antaranya pengalaman, keterampilan, latar belakang pendidikan, pendanaan (baik uang maupun aset), serta jaringan (network). Pengelolaan sumber daya harus memperhitungkan segala risiko. Jadi, tourismpreneurship dapat diartikan sebagai berbagai kegiatan kewirausahaan yang berkaitan dengan pariwisata.

Perkembangan tourismpreneurship di suatu daerah berjalan beriringan dengan pengembangan potensi pariwisata di wilayah tersebut. Mengurangi tingkat kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi adalah tujuan tourismpreneurship. Selain itu, tourismpreneurship juga diharapkan mampu menjadi landasan pelestarian lingkungan dan budaya setempat.

Artikel Selanjutnya Pertumbuhan Pariwisata Indonesia Naik Pesat, Ayo Kita Lihat Persentasenya
Artikel Sebelumnya Tourismpreneurship dan Pertumbuhan Ekonomi

LEAVE A REPLAY

Your email address will not be published. Required fields are marked *