Tourismpreneurship dan Pertumbuhan Ekonomi

 

Hai Visitnesians, masih seputar artikel mengenai Tourismpreneurship dan di artikel ini kita akan membahas dampak tourismpreneurship terhadap pertumbuhan ekonomi

Para wisatawan yang datang umumnya merupakan konsumen sementara dari bisnis yang berada di destinasi wisata. Mereka tinggal dalam jangka waktu tertentu, menggunakan sumber daya dan fasilitas, kemudian meninggalkan tempat tersebut. Selama berada di tempat wisata, wisatawan umumnya akan mengeluarkan uang untuk berbagai keperluan. Biaya yang dikeluarkan wisatawan akan berdampak pada kehidupan ekonomi di wilayah sekitar destinasi wisata.

Bagi para pelaku bisnis pariwisata, pengeluaran wisatawan, baik secara langsung maupun tidak langsung merupakan sumber pendapatan. Pelaku bisnis pariwisata sendniri umumya memiliki modal kuat, seperti agen perjalanan, jaringan hotel, perusahaan penerbangan, jaringan persewaan kendaraan, dan lain sebagainya. Namun, tidak menutup kemungkinan para pelaku bisnis pariwisata juga berasal dari usaha kecil menengah, perorangan atau bahkan dari sektor informal.

Pelaku bisnis pariwisata skala kecil-menengah berpeluang mengambil pasar yang tidak dibidik oleh pelaku bisnis pariwisata skala besar. Pelaku bisnis pariwisata skala kecil-menengah juga dapat menjadi partner pelaku bisnis pariwisata skala besar. Kerja sama kedua pelaku bisnis pariwisata misalnya terwujud dalam bentuk perpanjangan tangan, menjai agen, atau subkontraktor dari bisnis pariwisata skala besar.

Artikel Selanjutnya Apa sih Tourismpreneurship itu? Simak Penjelasannya Disini
Artikel Sebelumnya Mengenal Istilah Backpacker

1 Komentar

  1. Baru tahu kalau ada istilah Tourismpreneurship. Ijin belajar mas… 😀

LEAVE A REPLAY

Your email address will not be published. Required fields are marked *