Obyek Wisata di Semarang Tak Hanya Lawang Sewu

Masyarakat Semarang yang multikultur mewariskan ikon-ikon yang beragam, tak hanya dalam dunia kuliner, tapi juga bangunan-bangunan nya seperti Lawang Sewu yang sangat terkenal karena aura kolonial dan mistisnya. Namun, obyek wisata di Semarang tak hanya Lawang Sewu

 

Lawang Sewu

Foto dari www.dagelan.co

Gedung unik milik Kantor Pusat Perusahaan Kereta Api Swasta ini berarti Seribu Pintu. Hal ini mengacu pada banyaknya jendela yang menyerupai pintu yang berjejer di sepanjang gedung ini. Dengan membayar tiket masuk, pengunjung akan dipandu mengelilingi gedung berarsitektur mengagumkan ini. Pemandu juga bisa mengantarkan pengunjung ke ruang saluran bawah air tanah yang sempat tenar karena merupakan lokasi penampakan hantu di acara Uji Nyali Dunia Lain.

 

Sam Poo Kong

Foto dari www.semarangseru.com

Klenteng megah ini berhubungan erat dengan Laksamana Cheng Ho dari China. Sejarah menyebutkan bahwa Cheng Ho pernah menetap disini dan mendirikan tempat semedi di sebuah bukit berbatu. Setelah Cheng Ho pergi, tempat tersebut dijadikan lokasi untuk memuja sang laksamana. Karena bentuknya menyerupai rumah Tiongkok, warga mengira bangunan ini adalah klenteng, padahal Laksamana Cheng Ho adalah penganut Islam. KIni Sam Poo Kong merupakan klenteng terluas di Indonesia.

 

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)

www.motivasinews.com

Terletak di Jalan Gajah Raya Semarang, masjid terbesar dan termegah di Indonesia dengan Menara Asmaul Husna yang memiliki ketinggian 99 meter ini dapat menampung hingga 15.000 jemaah. Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Jawa Tengah juga berfungsi sebagai pusat pendidikan Islam dan wisata religi berkat keindahan arsitekturnya yang merupakan paduan Jawa, Arab, dan Romawi

 

Vihara Buddhagaya Watugong

Foto dari www.wisataterkini.com

Ikon vihara ini adalah Pagoda Avalokitesvara (Metta Karuna), yang di dalamnya menyimpan Buddha Rupang. Pagoda ini memiliki tinggi bangunan setinggi 45 meter dengan tujuh tingkat, yang bermakna bahwa seorang pertapa akan mencapai kesucian dalam tingkat ketujuh. Mulai tingkat kedua hingga keenam dipasang patung Dewi Kwan Im (Dewi Welas Asih) yang menghadap empat penjuru mata angin. Hal ini bertujuan agar sang dewi memancarkan kasih sayangnya ke segala arah. Pada tingkat ketujuh terdapat patung Amitaba, yakni guru besar para dewa dan manusia. Sedangkan di bagian puncak pagoda terdapat stupa untuk menyimpan relik butir-butir mutiara yang keluar dari Sang Buddha.

 

Goa Kreo

Foto dari www.piknikyok.com

Dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak, untuk mencapai mulut goa ini harus melewati anak tangga yang cukup banyak dan curam. Di sebelah utara terdapat air terjun yang berasal dari berbagai sumber mata air yang jernih dan tidak kering meski musim kemarau panjang.

 

Selain menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk, bisa juga menikmati aliran sungai yang dingin dan segar. Di hutan sekitar goa juga banyak terdapat monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang cukup jinak dan biasa bergaul dengan warga sekitar Goa Kreo. Dipercaya terdapat tiga monyet gaib anak buah dari Sunan Kalijaga untuk menjaga hutan tersebut.

 

Baru-baru ini terdapat spot wisata baru di Goa Kreo yang sangat digemari wisatawan yaitu Spot Foto Diatas Awan Goa Kreo. Di spot ini wisatawan dapat berfoto dengan properti yang sudah di setting seperti diatas awan. Spot foto diatas awan goa kreo menjadi wisata yang booming belakangan ini khususnya dikalangan anak muda Semarang.

 

 

CV. Visitnesia.com

Tour – Thematic Tour – Honeymoon – Transport – Open Trip – Sewa Drone

WhatsApp: 0812 2667 2661

Artikel Selanjutnya Kuliner Lezat Di Kota Bandung
Artikel Sebelumnya Destinasi Wisata Populer di Magelang, Kota Sejuta Bunga

LEAVE A REPLAY

Your email address will not be published. Required fields are marked *